Berita/Artikel

Pantauan Jalur Wisata Area Selatan Pada H+5 Terpantau Ramai Lancar.

Kunjungan Wisatawan di Ranto Canyon didominasi oleh warga Cirebon dan Brebes
Written by g57744sr

Jalur Lio merupakan akses penghubung 3 (tiga) Daya Tarik Wisata (DTW) yaitu Wisata Puncak Gunung Lio atau terkenal dengan nama Kalibaya, menawarkan spot foto selfie dengan background pemandangan Waduk Malahayu ditambah dengan ramuan manis tempat untuk berselfie atau berwefie ria dari pihak pengelola Kalibaya, tak hanya menyuguhkanspot selfie, juga tersedia atraksi ayunan angkasa, flying fox mini, cafetaria serta ragam atraksi wisata lainnya, mengalami puncak arus kunjungan wisata pada H+3 dengan jumlah kunjungan sebesar 3500 wisatawan ungkap Jojo selaku pengelola Kalibaya.

 

Tetap waspada serta cek kondisi kendaraan dan fisik, jika lelah beristirahatlah di bahu jalan yang aman atau di fasilitas rest area yang telah ditentukan.

Bagi anda yang baru melalui jalur lio ini, hendaknya waspada sekaligus memperhatikan kondisi kendaraan serta fisik Anda, disebabkan jalur ini merupakan jalur yang cukup rawan kecelakaan. Untuk mengantisipasi dan menekan angka kecelakaan dijalur Lio ini ada beberapa langkah antisipasi yang dilakukan oleh relawan dari desa Pasir Panjang Salem Brebes antara lain, siap siaga serta mengatur arus lalu lalang kendaraan di titik titik black spot, memasang rambu-rambu peringatan, menyediakan rest area yang telah ditentukan, menyiram rem cakram dengan air sembari istirahat dan menurunkan temperatur mesin kendaraan. Hal ini sangat membantu pengunjung serta penduduk sekitar yang hendak berwisata ataupun melakukan aktifitas sehari-hari, sampai informasi ini diterbitkan (30/06/2017) terpantau nihil angka kecelakaan di jalur ini.

Secara marathon menuju wisata yang kedua, destinasi wisata ini memang diperuntukan bagi kaum muda yang menyukai tantangan serta body rafting sepanjang 670 meter tracking spot tantangan adrenalin penjelajahannya, tak lain adalah Ranto Canyon, terletak di Desa Winduasri Salem Brebes pada H+1 tercatat jumlah kunjungan sebesar 170 wistawan, serta puncak arus kunjungan pada H+3 sejumlah 226 wisatawan didominasi oleh warga Cirebon dan Brebes, langkah yang diambil pengelola Ranto Canyon dalam menekan kecelakaan adalah dengan memberlakukan sistem insidental time dan direct cashback, dikandung maksud jika kondisi cuaca hujan maka kegiatan body rafting ditutup pada saat itu, serta bagi wisatawan yang terlanjur membayar paket susur sungai dikembalikan sesuai jumlah kelompoknya, dikarenakan kondisi cuaca tak dapat diprediksi, hingga saat ini situasi terkendali tutur Zaenul Fahmi.

Selanjutnya menuju DTW Panenjoan, selalu ada yang berbeda jika Anda berkunjung kesini, inovasi serta kreatifitas kelompok pemuda Desa Wanoja Wanoja Salem Brebes yang diketuai oleh Ahkmad Latif selaku koordinator wisata panenjoan menyuguhkan fasilitas mini cafe dengan temaram lampu spot, serta dinding yang dihiasi oleh mural unik dengan tulisan

Penambahan area parkir, antisipasi lonjakan volume kendaraan di Panenjoan

utama “Panenjoan Salem” memanjakan wisatawan untuk bersuka ria serta ada yang memanfaatkannya untuk berselfie di cafe tersebut. Dapat kami informasikan bahwa kepadatan puncak pengunjung pada H+3 sejumlah 1385 wisatawan. Area kantong parkirpun sudah disiapkan sejak bulan Ramadhan kemarin sebagai langkah pencegahan agar penumpukan volume kendaraan yang tak terkendali serta kemacetan dapat teratasi. Kholidin SH, selaku Kasi Pengembangan Destinasi dan Sarpras Dinbudpar Brebes menghimbau hendaknya masing-masing DTW yang ada di Kabupaten Brebes mensosialisasikan unsur Sapta Pesona dikemas unik berupa baliho, xbaner maupun papan, serta program kedepan masing-masing DTW mempunyai space/lahan pemasangan baliho yang menampilkan peta wisata yang ada di Kecamatan tersebut dan Wisata Brebes secara keseluruhan sebagai ajang promosi, lalu hal terpenting adalah administrasi pengajuan rekomendasi TDUP. Hal lain adalah kebersihan menjadi sorotan event lebaran 1438 / 2017, untuk Panenjoan serta Ranto Canyon terpantau sejauh ini dapat menjaga kebersihan, dengan memberikan fasilitas tempat sampah di area umum, tiap-tiap kursi penjungung bahkan memberlakukan jam operasi pemungutan sampah secara gotong royong setelah jam kunjungan selesai. Sebagai bahan pemicu magnet kunjungan, Akhmad Latif menuturkan sajian kepada wisatawan selanjutnya adalah menyuguhkan program “Jin Botol” program ini sedang digodok dengan kelompok, pungkasnya.

Adapun total jumlah kunjungan wisatawan di seluruh DTW Kabupaten Brebes pada event Lebaran 1438 H/2017 sebagai laporan masing-masing koordinator/otoritas, akan diselenggarakan dalam agenda khusus dengan mengundang instansi terkait berupa Rapat Evaluasi Event Pekan Libur Lebaran 1438 H, wujud langkah tertib administrasi pengelolaan serta cipta iklim kondusif di DTW, akan dilaksanakan setelah Event Pekan Libur Lebaran selesai, demikian kontributor Pariwisata Brebes melaporkan untuk Anda. (g5744sr)

 

 

Beri Komentar

LOMBA FOTO BEST

DIPERPANJANG

(Agenda lomba Fotografi diperpanjang hingga 27 Nopember 2017)

DAFTAR 

Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu